Jumat, 17 Desember 2010

[Info]10 ide Go Green hentikan panas dunia yang unik.

Quote:
Ketemu lagi dengan ane Langsung aja ini dia 10 ide go green hentikan panas dunia yang unik.
Spoiler for 10. Hotel yang menawarkan makanan gratis yang menghasilkan listrik.:


Crown Plaza Hotel di Kopenhagen, Denmark, menawarkan makanan gratis untuk setiap tamu yang mampu menghasilkan listrik untuk hotel melalui sepeda yg melekat pada generator. Para tamu harus memproduksi watt setidaknya 10 tenaga listrik - atau sekitar 15 menit bersepeda,Mereka kemudian akan diberikan voucher makan senilai $ 36.

Permata Terbesar di Alam Semesta

Bintang ini adalah sebuah batu permata terbesar di alam semesta : diamater 4.000 km. Hari Valentine pada 14 Februari akan segera tiba, saat memanjatkan do’a sebagai hadiah, tidak ada salahnya para kaum wanita menunjuk sebuah bintang “BPM 37093” dalam galaksi, sebab bintang ini merupakan batu permata terbesar di alam semesta yang diketahui saat ini : diameter 4.000 km, dan beratnya setara dengan 10 dipangkatkan 34 karat.

Kutukan Makam Shakespeare

Jangan lagi berharap bisa mendapat uang melimpah dengan coba-coba mencuri kerangka penulis drama ternama, William Shakespeare atau coba-coba menyimpannya sendiri agar dapat tertular kemahirannya dalam menulis.


Shakespeare sudah menduga dan memperkirakan betul bagaimana perilaku keserakahan manusia di masa-masa mendatang. Karena itu Shakespeare sudah menyiapkan sebuah kutukan untuk melindungi dirinya di saat sudah meninggal.
Kutukan yang diukir pada kuburan Shakespeare inilah yang mungkin telah menyelamatkan kerangkanya dari penggalian.

Misteri Leak

Leak merupakan suatu ilmu kuno yang diwariskan oleh leluhur Hindu di Bali.
Pada zaman sekarang ini orang bertanya-tanya apa betul leak itu ada?, apa betul leak itu menyakiti? Secara umum leak itu tidak menyakiti, leak itu proses ilmu yang cukup bagus bagi yang berminat. Karena ilmu leak juga mempunyai etika-etika tersendiri.

Kamis, 16 Desember 2010

GEREJA ARUSHAYAT (LENGKAPNYA)

Kaum saleh terkasih,
Mulai minggu ini, selama 4 minggu, Arus Hayat akan diisi dengan bahan mengenai Iman, Hayat, Gereja dan Injil.
Setelah 4 minggu, maka Arus Hayat akan kembali dilanjutkan dengan Arus Hayat Kitab Roma.

Selamat menikmati:

Rm. 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Ibr. 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab siapa yang berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah adalah, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
1 Tim. 1:19
Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka.

Mengenai iman ada dua aspek, yaitu aspek obyektif dan aspek subyektif. Secara obyektif, iman adalah apa yang kita percayai. Secara subyektif, iman adalah kepercayaan kita. Karena itu, iman menekankan tindakan percaya dan apa yang kita percayai. Dalam hubungannya dengan tindakan percaya kita, iman itu subyektif, sedangkan dalam hubungannya dengan apa yang kita percayai, iman itu obyektif. Ketika kita mendengarkan tentang hal-hal yang kepadanya kita percaya, maka iman itu dihasilkan di dalam kita. Semakin kita mendengar tentang hal-hal yang baik ini, kita akan semakin mengapresiasinya. Dengan spontan, apresiasi ini menghasilkan kepercayaan kita kepada hal-hal yang telah kita dengar. Karena itu, iman itu obyektif dan subyektif.

Aspek iman yang subyektif ini sedikitnya menunjukkan delapan butir. Pertama, iman…berasal dari pendengaran. Firman yang kita dengar itu mencakup perihal Allah, Kristus, Roh itu, salib, penebusan, keselamatan, pengampunan, dan hayat yang kekal. Ini juga mencakup fakta bahwa Allah telah melalui proses untuk menjadi Roh pemberi hayat yang almuhit. Menurut Perjanjian Baru, injil memberi tahu kita tentang semua perkara ini. Ketika injil diberitakan dengan tepat, orang-orang yang mendengarnya akan terangsang dan penuh dengan apresiasi. Pendengaran mereka terhadap firman injil ini adalah permulaan kepercayaan mereka. Alasan mengapa orang Kristen kekurangan dalam iman itu adalah karena pendengaran mereka miskin. Jika mereka mendengar tentang satu berita yang hidup tentang bagaimana Allah Tritunggal telah melalui proses menjadi Roh pemberi hayat yang almuhit, maka tidak diragukan lagi pendengaran ini akan menghasilkan iman di dalam mereka.
Kedua, iman juga menunjukkan apresiasi. Setelah mendengar firman tentang injil, maka dengan spontan apresiasi itu akan bangkit di dalam mereka yang mendengarnya. Ini benar bukan hanya bagi mereka yang baru pertama kali mendengar injil, melainkan juga bagi semua kaum beriman dalam Kristus. Kapan kala kita mendengar firman dengan tepat, maka pendengaran ini membangkitkan lebih banyak apresiasi kepada Tuhan.
Apresiasi ini diikuti dengan berseru, yaitu butir yang ketiga yang ditunjukkan di dalam aspek iman yang subyektif. Semua orang yang mengapresiasi Tuhan Yesus dengan spontan akan berseru kepada nama-Nya. Jika pemberitaan injil kita dingin, tumpul, dan mati, maka kita perlu merangsang orang untuk berdoa dan berseru kepada nama Tuhan. Tetapi jika pemberitaan kita mustika, kaya, hidup, penuh ilham, dan menggerakkan orang, maka kita tidak perlu merangsang orang lagi. Sebaliknya, mereka akan dengan spontan berseru, “O Tuhan Yesus.” Mungkin bukannya berseru kepada-Nya dengan cara ini, mereka malah akan mengucapkan kata-kata apresiasi kepada Tuhan. Mungkin mereka akan berkata, “O betapa baiknya Tuhan Yesus itu!”
Keempat, iman berarti menyambut. Melalui mengapresiasi Tuhan Yesus dan berseru kepada-Nya, maka kita dengan spontan akan menyambut Dia.
Setelah menyambut, kita memiliki aspek yang kelima, yaitu menerima. Adalah mungkin menyambut sesuatu tanpa menerimanya. Iman mencakup menyambut dan menerima. Orang-orang yang mendengar injil dan mengapresiasi Tuhan Yesus secara otomatis akan menerima Dia juga menyambut-Nya.
Keenam, iman meliputi diikatkan kepada Tuhan Yesus. Melalui menyambut dan menerima Dia, kita diikatkan kepada-Nya.
Kemudian, butir yang ketujuh dan kedelapan, kita mengambil bagian di dalam-Nya dan menikmati Dia. Iman mengambil bagian dan menikmati apa yang kita sambut dan kita terima.
Di dalam pemberitaan injil, orang-orang mendengar tentang kasih karunia Allah. Kemudian mereka mengapresiasinya dan berseru kepada Tuhan. Mereka selanjutnya menyambutnya, menerimanya, mengikatkan diri, mengambil bagian dan menikmati kasih karunia ini, yang adalah Allah Tritunggal yang telah melalui proses menjadi segala sesuatu bagi kita. Inilah iman itu.

Dunia Air Bawah Tanah

Semenanjung Yucatan di utara Meksiko bagaikan sebuah teras batu kapur yang rata dan rendah, ia terbentuk saat pergantian jaman baru, tepatnya pada 2 juta tahun silam dari dasar laut dangkal yang naik. Lubang batuan adalah ciri khas topografi batu kapur yang umum ditemui di semenajung Yucatan.

Di barat laut semenanjung tersebut, arkeolog sudah menemukan gugusaan lubang-lubang batuan ini sejak dulu.

[Update]Tips nonton You Tube tanpa Buffering

Pertama2, tolong di subscribe thread ini, supaya kalian bs memantau tips2 yg mungkin di masa depan gw tambah2in lagi... Cara subscribenya: pencet tombol thread tools di thread ini, nanti pencet subscribe. Abis itu, thread saya bakal muncul di control panel/my profile juragan klo ada updatean! simple kan! Saya ingin kita semua bisa nonton youtube tanpa buffering sampe muntah2 gan ^^ hehe.

10 Bencana Terbesar dan Teraneh di Dunia

Tidak seorangpun yang mengharapkan bencana terjadi apalagi kalo menimpa dirinya dan keluarga. Setelah mempostingkan bencana alam terdahysat yang pernah singgah dan meluluhlantakan bumi kita. Berbeda dengan postingan sebelumnya, disini kita akan melihat bencana tidak lazim dan biasa kita dengar.

Mengenal Uniknya Cara Hidup dan Budaya Masyarakat Jepang

Orang Jepang biasanya jarang tersenyum, kaku dan terlihat sering salah tingkah. Mengetahui ada apa dibalik kebiasaan yang sering dilakukan mungkin dapat sedikit menyibak kemisteriusannya.
Kimono, sumo, sumpit dan sake adalah empat hal yang selalu berkaitan dengan Jepang. Ketiga hal itu juga banyak mempengaruhi cara hidup mereka.

Jawaban NASA Mengenai Segitiga Bermuda

 
 
Pada Minggu 5 Desember 2010 kemarin, sejumlah orang berkumpul di Bandara Internasional Fort Lauderdale, Hollywood. Mereka mengenang kejadian hilangnya skuadron Flight 19, 65 tahun lalu.

Lima pesawat dan 14 kru pesawat itu hilang di Segitiga Bermuda, sebuah kawasan yang berada dalam garis  imajiner yang menghubungkan  tiga wilayah yaitu  Bermuda, Puerto Rico, dan Miami di Amerika Serikat.